Pada hari Kamis, 10 Oktober 2024, siswa kelas X TO 2 SMK Negeri 1 Blado Kabupaten Batang melaksanakan proyek praktik pemisahan campuran dalam tinta menggunakan teknik kromatografi. Kegiatan ini bertujuan untuk memahami prinsip dasar kromatografi serta mengidentifikasi komponen penyusun tinta melalui pemisahan warna.
Tujuan Praktikum:
Memahami prinsip dasar teknik kromatografi.
Mengidentifikasi komponen penyusun tinta melalui pemisahan warna.
Menerapkan metode ilmiah dalam eksperimen kimia.
Alat dan Bahan:
Langkah Kerja:
Pemasangan Kertas Saring:
Proses Kromatografi:
Pengeringan dan Analisis:
Setelah proses selesai, angkat kertas saring dan biarkan kering.
Amati dan catat warna-warna yang terbentuk serta jarak perambatannya.
Hitung nilai Rf (retardation factor) untuk setiap komponen dengan rumus:
Bandingkan nilai Rf dengan literatur untuk identifikasi komponen.
Hasil yang Diharapkan:
Terbentuknya pita-pita warna pada kertas saring yang menunjukkan komponen penyusun tinta.
Pembahasan
Kromatografi adalah teknik pemisahan campuran berdasarkan perbedaan distribusi komponen antara fase diam dan fase gerak. Dalam praktikum ini, kertas saring berfungsi sebagai fase diam, sedangkan pelarut berperan sebagai fase gerak. Perbedaan kecepatan perambatan komponen tinta disebabkan oleh interaksi masing-masing komponen dengan fase diam dan fase gerak. Komponen yang lebih kuat berinteraksi dengan fase diam akan bergerak lebih lambat, sedangkan yang lebih kuat berinteraksi dengan fase gerak akan bergerak lebih cepat.
Kesimpulan:
Praktikum pemisahan campuran tinta menggunakan teknik kromatografi kertas berhasil menunjukkan pemisahan komponen penyusun tinta berdasarkan perbedaan interaksi dengan fase diam dan fase gerak. Metode ini efektif untuk mengidentifikasi komponen dalam campuran kompleks seperti tinta.
Tinggalkan Komentar