Pada hari Senin, 10 Februari 2025 telah dilaksanakan kegiatan monitoring PKL tahap kedua bagi siswa yang sedang menjalani PKL di dunia kerja pada periode bulan Februari 2025. Monitoring ini dilakukan oleh Asri Tiara Farhati, S.Pd selaku guru pembimbing PKL jurusan Akuntansi Keuangan Lembaga (AKL). Tiga tempat pelaksanaan monitoring yaitu Kopena bandar, KSP Bhina Raharja Bandar dan Toko Rahma Jaya Bandar. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan bahwa siswa mendapatkan pengalaman belajar yang optimal sesuai dengan kurikulum yang berlaku.
Dalam kegiatan ini, guru pembimbing melakukan wawancara dengan siswa, pihak industri/pimpinan untuk menggali informasi terkait pelaksanaan PKL, materi yang dipelajari, tugas yang diberikan, serta sikap siswa selama praktik. Selain itu, Asri Tiara juga melakukan observasi langsung untuk melihat bagaimana siswa bekerja dan beradaptasi dengan lingkungan kerja.
Di tahap kedua ini, guru pembimbing mengingatkan siswa untuk mulai mengisi jurnal serta menyiapkan laporan kegiatan selama praktik di lokasi masing-masing. Monitoring dilakukan sebagai bentuk pengawasan sekolah terhadap aktivitas peserta didik selama PKL guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. Guru pembimbing bertugas memantau dan membimbing siswa selama PKL di berbagai industri, sekaligus mengumpulkan masukan untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan PKL.
Selama monitoring, guru juga menanyakan kondisi serta kendala yang dihadapi siswa dalam menjalankan tugas harian. Seperti yang disampaikan dua orang siswa yang PKL di KSP Bhina Raharja. Siswa atas nama Dina dan Zulfa tersebut bercerita bahwa mereka pernah menjumpai nasabah yang mereka layani menanyakan mengenai pemberian bunga pengajuan simpanan kepada pihak KSP dengan nada maarah dan emosi sampai membawa atribut keagaman yang mereka kenakan. Mereka semula bingung menjawab namun akhirnya mendapatkan solusi dengan menyampaikan SOP dan syarat simpan pinjam dibantu oleh instruktur pembimbing mereka. Dari kejadian tersebut siswa belajar bagaimana untuk tetap memberikan pelayanan maksimal meskipun dibawah tekanan. Selain itu, monitoring dan evaluasi menjadi refleksi untuk meningkatkan pelaksanaan PKL agar lebih baik di masa mendatang dan menghasilkan lulusan yang sesuai dengan kebutuhan industri. Sebagai contoh dari pihak KOPENA Bandar memberikan masukan kepada siswa di bulan Januari lalu untuk bisa membantu pelayanan di meja resepsionis tidak hanya di dalam kantor. Bapak Hisyam selaku pimpinan Kopena menyampaikan hal ini dilakukan agar siswa belajar untuk berkomunikasi dengan lebih baik dan belajar bersikap dalam melayani nasabah.
Secara umum, hasil monitoring menunjukkan bahwa pelaksanaan PKL siswa-siswa SMK Negeri 1 Blado di tiga tempat tersebut diatas berjalan dengan baik. Siswa mendapatkan kesempatan belajar serta mengembangkan kompetensi sesuai bidang keahlian mereka. Namun, masih ditemukan beberapa aspek yang perlu diperbaiki, seperti respon siswa terhadap kendala yang dihadapi, ketelitian mereka dalam membantu pencatatan keuangan yang belum sepenuhnya dikuasai oleh sebagian siswa.
Tinggalkan Komentar