Monitoring PKL Iduka Wilayah Batang (Kopkar PT. Pagilaran dan Ana Mart Pecalungan)

Terbit : Selasa, 11 Maret 2025

Monitoring PKL pada Iduka Kopkar PT. Pagilaran dan Ana Mart Pecalungan dilaksanakan pada 26 Februari 2025. Bapak Agus Nur Ikhsan K., M.Pd merupakan guru pembimbing pada kedua iduka tersebut. Pelaksanaan monitoring diawali dengan bertemu Bapak Wondo pimpinan Kopkar PT. Pagilaran dan pada Iduka Ana Mart bertemu Ibu Ana. Hal ini untuk melihat bersama perkembangan PKL peserta didik SMK Negeri 1 Blado, dimana pada bulan Februari ini bertepatan dengan bulan ketiga pelaksanaan PKL. Peserta didik PKL seharusnya telah mampu menerapkan 1) Soft Skills yang dibutuhkan oleh Iduka, 2) menerapkan norma, POS dan K3LH yang ada pada dunia kerja, 3) menerapkan kompetensi teknis yang sudah dipelajari di sekolah dan mempraktikan pada Iduka/ dunia kerja, 4) memahami alur bisnis Iduka dimana tempat PKL dilaksanakan.

Dinukil dari TokoPress.ID Soft Skills yang digunakan pada Iduka dalam bidang retail mengutamakan perilaku sebagai berikut :

Sikap yang ramah

Seperti apa karyawan/ Peserta PKL yang ramah itu? Singkatnya, karyawan/ Peserta PKL yang ramah adalah karyawan/ Peserta PKL yang dapat berbaur dengan mudah dengan konsumen. Selain itu, mereka menunjukkan sikap terbuka dan berusaha membuat konsumen merasa nyaman.

Kesigapan untuk membantu

Dengan soft skill ini, karyawan/ Peserta PKL akan selalu siap membantu menyelesaikan masalah konsumen. Jika mereka tidak tahu mengenai suatu hal, mereka akan berusaha sekuat tenaga untuk mencarikan solusi dari permasalahan konsumen selama itu tidak merugikan perusahaan.

Kemauan untuk belajar

Dalam bisnis retail, akan selalu ada hal yang baru. Mulai dari produk baru, sistem baru, teknologi baru, bahkan hingga aturan baru. Nah, karena alasan itulah kemauan untuk belajar amat diperlukan bagi karyawan/ Peserta PKL retail. Hal ini diperlukan agar mereka bisa membiasakan diri dengan cepat dengan hal yang baru tersebut.

Empati

Empati berkaitan dengan kemampuan karyawan/ Peserta PKL untuk ‘membaca’ apa yang diinginkan konsumen. Kemampuan berempati ini sangat bermanfaat ketika karyawan/ Peserta PKL memberikan rekomendasi produk untuk konsumen. Dengan kemampuan ini, karyawan bisa memberikan rekomendasi yang tepat untuk konsumen.
Nah, jika skill ini dikombinasikan dengan product knowledge yang baik, karyawan/ Peserta PKL bisa meningkatkan sales dan membuat konsumen puas dengan pelayanan yang diberikan.

Sabar dan pengertian

Tidak semua konsumen bisa langsung tahu apa yang mereka cari di sebuah toko. Oleh karena itu, karyawan/ Peserta PKL yang baik adalah karyawan/ Peserta PKL yang sabar ketika melayani konsumen. Sikap pengertian juga dibutuhkan agar karyawan mampu memahami konsumen jika mereka membutuhkan waktu lama ketika memilih sebuah produk.

Time management yang baik

Time management yang baik dibutuhkan karena banyaknya job description retail yang perlu diselesaikan dalam jam kerja. Bagaimanapun juga, job description dari pekerjaan retail bukan hanya melayani konsumen saja, bukan? Maka dari itu, seorang karyawan/ Peserta PKL perlu memiliki skill mengatur waktu yang baik.

Kemampuan multitasking

Apa keterkaitan pekerjaan retail dengan kemampuan multitasking? Pada high atau peak season, bukan tidak mungkin jika seorang karyawan retail akan melayani banyak konsumen dalam satu waktu. Karyawan/ Peserta PKL retail dapat menggunakan kemampuan multitasking-nya untuk melayani beberapa konsumen sekaligus. Dengan demikian, konsumen bisa terlayani dengan lebih cepat.

Kemampuan beradaptasi

Adanya perubahan yang konstan merupakan hal yang lumrah di bisnis retail. Perubahan yang dimaksud bisa hadir dalam berbagai bentuk. Misalnya seperti perubahan sistem, perubahan program, perubahan pada tatanan produk, dsb.
Kemampuan beradaptasi ini diperlukan agar karyawan/ Peserta PKL bisa menyesuaikan diri sesegera mungkin dengan perubahan-perubahan tersebut. Selain itu, kemampuan adaptasi yang baik akan sangat bermanfaat ketika mereka menangani berbagai karakteristik konsumen.

Resiliensi

Resiliensi merupakan kemampuan seseorang untuk melalui masalah dan kembali lagi ke kondisi semula setelah mengalami kesulitan tersebut. Karyawan/ Peserta PKL yang resilien adalah karyawan yang tidak terlalu terlarut ke dalam sebuah masalah yang menimpa mereka.

Kemampuan untuk melakukan persuasi

Sebagai tenaga penjualan, bukan hal yang aneh jika karyawan retail perlu memiliki kemampuan untuk melakukan persuasi. Kemampuan ini diperlukan untuk meyakinkan konsumen bahwa produk adalah produk yang tepat untuk mereka—tanpa melakukan tipu daya yang dapat merugikan konsumen.

Kemampuan storytelling

Kemampuan storytelling sangat berkaitan dengan kemampuan seseorang dalam mengkomunikasikan suatu hal. Kemampuan ini penting terutama jika karyawan Anda bertugas untuk membuat konten-konten untuk pemasaran secara digital. Misalnya seperti melalui iklan, konten media sosial, maupun konten website.
Penerapan berbagai soft skills diatas telah dilakukan dengan baik oleh peserta PKL SMK Negeri 1 Blado walaupun masih tetap ada perbaikan yang harus dilakukan sehingga bisa mencapai tahap maksimal. Pada penerapan norma, POS dan K3LH yang ada pada dunia kerja, penerapkan kompetensi teknis yang sudah dipelajari di sekolah dan mempraktikan pada Iduka/ dunia kerja dan memahami alur bisnis Iduka dimana tempat PKL dilaksanakan akan di observasi pada monitoring yang akan datang.

Daftar Pustaka :
TokoPress.ID : tokopress.id/skill-karyawan-retail/, diakses Selasa, 11 Maret 2025 pukul 08.05.

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Tinggalkan Komentar

 

Informasi

SMK Negeri 1 Blado

NPSN 69756066
Jl. Blado-Kalipancur KM.02 Desa Cokro Kecamatan Blado
TELEPON0285 448826
EMAIL[email protected]
WHATSAPP0895400728282