
Sebagai bentuk akhir dari pelaksanaan Praktik Kerja Lapangan (PKL), sekolah melaksanakan kegiatan penarikan siswa magang dari beberapa bengkel mitra industri. Kegiatan ini menjadi penutup rangkaian pembelajaran di dunia kerja yang telah dijalani siswa selama beberapa bulan.
Pada kesempatan ini, penarikan dilakukan di Bengkel Gajahmada Motor Pekalongan, Bengkel Nagara AC Batang, dan Bengkel Sumberjaya Reban Batang. Secara keseluruhan, kegiatan penarikan berjalan dengan lancar, tertib, dan penuh kehangatan antara pihak sekolah dan dunia industri.
Selama proses penarikan, guru pembimbing disambut dengan baik oleh pihak bengkel. Para siswa yang telah menyelesaikan masa magang juga dilepas dengan suasana kekeluargaan, serta mendapatkan apresiasi atas kinerja dan sikap yang telah ditunjukkan selama berada di tempat magang.
Pihak bengkel menyampaikan bahwa siswa magang diterima dengan sangat baik dan mampu beradaptasi dengan lingkungan kerja. Selain itu, siswa dinilai memiliki semangat belajar yang tinggi, disiplin, serta mampu membantu pekerjaan yang ada di bengkel.
Di Bengkel Gajahmada Motor Pekalongan, siswa menunjukkan kontribusi nyata dalam membantu aktivitas bengkel, baik dalam pekerjaan ringan maupun pekerjaan teknis sesuai arahan pembimbing industri. Kehadiran siswa dinilai memberikan dampak positif terhadap kelancaran pekerjaan.
Hal serupa juga disampaikan oleh pihak Bengkel Nagara AC Batang, di mana siswa mampu mengikuti ritme kerja dan menunjukkan tanggung jawab dalam menjalankan tugas. Para siswa dinilai cepat beradaptasi dan memiliki kemauan belajar yang baik.
Sementara itu, di Bengkel Sumberjaya Reban Batang, siswa juga mendapatkan pengalaman kerja yang berharga dan menunjukkan perkembangan yang signifikan selama masa magang. Pihak bengkel mengungkapkan rasa terima kasih karena merasa terbantu dengan kehadiran siswa magang dalam mendukung aktivitas kerja sehari-hari.
Secara umum, seluruh siswa yang mengikuti program magang di ketiga bengkel tersebut telah menunjukkan hasil yang memuaskan. Tidak hanya dari sisi keterampilan teknis, tetapi juga dalam hal sikap kerja, kedisiplinan, serta tanggung jawab.
Melalui kegiatan penarikan ini, diharapkan hubungan kerja sama antara sekolah dan dunia industri dapat terus terjalin dengan baik. Program magang diharapkan mampu menjadi sarana efektif dalam membekali siswa dengan pengalaman kerja nyata sehingga siap menghadapi dunia kerja setelah lulus.
Program ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara sekolah dan dunia industri mampu menciptakan lulusan yang kompeten, siap kerja, dan berkarakter profesional.


Leave a Comment