

Kegiatan penarikan siswa Praktek Kerja Industri (Prakerin) merupakan bagian penting dari rangkaian program pendidikan kejuruan yang bertujuan untuk mengakhiri masa praktik siswa di dunia usaha dan dunia industri secara resmi. Pada kesempatan ini, penarikan siswa Prakerin dilaksanakan di tiga lokasi bengkel, yaitu Bengkel Hilya, Bengkel Teguh, dan Bengkel Heri. Kegiatan ini menjadi momen evaluasi sekaligus bentuk apresiasi kepada pihak bengkel yang telah memberikan bimbingan, pengalaman kerja, serta ilmu praktis kepada siswa selama menjalani masa Prakerin.
Pelaksanaan penarikan dilakukan oleh guru pembimbing dari sekolah dengan mengunjungi langsung masing-masing bengkel. Di Bengkel Hilya, guru pembimbing disambut baik oleh pemilik bengkel serta para teknisi. Dalam kesempatan tersebut, pihak bengkel menyampaikan bahwa siswa menunjukkan semangat kerja yang tinggi, disiplin, serta mampu mengikuti arahan dengan baik. Siswa juga dinilai memiliki kemampuan dasar otomotif yang cukup baik dan mampu beradaptasi dengan lingkungan kerja nyata. Pengalaman yang diperoleh di Bengkel Hilya sangat bermanfaat terutama dalam bidang servis ringan, perawatan kendaraan, dan penggunaan alat kerja bengkel.
Selanjutnya, kegiatan penarikan dilakukan di Bengkel Teguh. Di tempat ini, siswa mendapatkan banyak pengalaman dalam bidang perbaikan mesin, tune up, dan diagnosa kerusakan kendaraan. Pihak Bengkel Teguh memberikan apresiasi atas kerja keras siswa yang dinilai rajin, sopan, dan bertanggung jawab dalam melaksanakan tugas. Guru pembimbing juga melakukan evaluasi terhadap perkembangan siswa selama praktik serta berdiskusi dengan pihak bengkel mengenai kelebihan dan kekurangan siswa sebagai bahan perbaikan pembelajaran di sekolah. Kegiatan ini berjalan lancar dan penuh keakraban.
Kunjungan terakhir dilakukan di Bengkel Heri. Bengkel ini dikenal memberikan banyak pengalaman kerja langsung kepada siswa, terutama dalam bidang perawatan sistem kelistrikan dan servis berkala kendaraan. Siswa yang melaksanakan Prakerin di Bengkel Heri dinilai mampu menunjukkan peningkatan keterampilan, rasa percaya diri, dan etos kerja yang baik. Pemilik bengkel berharap kerja sama antara sekolah dan bengkel dapat terus terjalin karena program Prakerin sangat membantu siswa dalam mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja sesungguhnya.
Secara keseluruhan, kegiatan penarikan siswa Prakerin di Bengkel Hilya, Bengkel Teguh, dan Bengkel Heri berlangsung dengan baik, tertib, dan penuh rasa kekeluargaan. Melalui kegiatan ini, sekolah memperoleh masukan berharga dari dunia industri mengenai kompetensi siswa, sementara siswa mendapatkan pengalaman nyata yang tidak diperoleh di dalam kelas. Penarikan ini juga menjadi penutup dari proses pembelajaran lapangan yang telah memberikan bekal keterampilan, kedisiplinan, dan tanggung jawab kepada siswa. Diharapkan pengalaman Prakerin ini dapat menjadi motivasi bagi siswa untuk terus meningkatkan kemampuan, profesionalisme, dan kesiapan mereka dalam memasuki dunia kerja maupun berwirausaha di bidang otomotif.
Tinggalkan Komentar