Pada Kamis, 27 Februari 2025, dilaksanakan kegiatan monitoring rutin bulanan untuk memantau perkembangan siswa yang melaksanakan Praktik Kerja Lapangan (PKL), kegiatan ini dilakukan guru pembimbing PKL untuk siswa kelas XII Jurusan Teknik Bisnis Sepeda Motor (TBSM) yang sedaang melaksanakan kegiatan magang atau PKL. Kegiatan ini melibatkan guru pembimbing PKL yang ditunjuk untuk mendampingi siswa bimbingannya, masing-masing siswa bimbingan saya diantaranya : ananda Andika yang tengah magang di bengkel Joko Motor limpung, Ananda Wilyandra dan Ahmad Wildan di bengkel Setia Motor Tersono, Ananda David dan Bima di bengkel CV. Ilham Jaya Limpung, ananda Tri kuswandi dan devi di Honda AHASS bagus motor limpung, serta ananda ayuk, gusti pamuja, dan arjun yang praktik kerja lapangan di bengkel BB motor limpung.
Kegiatan monitoring dimulai pukul 07.00 WIB dan berlangsung hingga selesai. Rute yang ditempuh dimulai dari SMK Negeri 1 Blado menuju lima bengkel yang tersebar di wilayah Banyuputih, Limpung, hingga Pecalungan, pasar Salam, kabupaten batang, yang sudah diagendakan sebelumnya. Kegiatan ini rutin dilakukan setiap bulan untuk mengevaluasi kondisi dan perkembangan siswa yang telah magang di bengkel-bengkel tersebut selama dua bulan setelah penyerahan kepada pihak bengkel.
Tujuan dari kegiatan monitoring ini adalah untuk mengetahui kondisi siswa setelah dua bulan magang, khususnya terkait dengan kehadiran mereka di bengkel dan perkembangan kemampuan teknis yang mereka peroleh. Dengan teknis pelaksanaan meminta informasi kepada pemilik bengkel untuk diajak berkomunikasi terkait kedisiplinan siswa, apakah mereka tepat waktu saat masuk kerja atau tidak selama kegitan PKL berlangsung, serta perkembangan keterampilan mereka dalam bidang hardskill dan sofskill. Selain itu, pemilik bengkel juga diajak berdiskusi mengenai tindak lanjut yang perlu diambil jika ada siswa yang belum memenuhi standar kedisiplinan. Hasil dari monitoring menunjukkan bahwa sebagian besar siswa mendapat apresiasi dari pemilik bengkel. “Siswa-siswa yang magang di bengkel kami sudah menunjukkan perkembangan yang cukup baik dalam hardskill-nya,” ujar Pak Darwanto, salah satu kepala mekanik bengkel Honda AHASS Bagus Motor Limpung. Meskipun demikian, ada beberapa siswa yang masih perlu penyesuaian dalam hal kedisiplinan agar lebih baik lagi ke depannya. Sebagai tambahan informasi, beberapa pemilik bengkel yang dikunjungi menyampaikan bahwa mereka membuka peluang untuk merekrut siswa magang yang berkinerja baik apabila ada lowongan pekerjaan. Ini memberikan kesempatan bagi siswa untuk melanjutkan karier mereka di bengkel tempat mereka magang setelah selesai pendidikan di sekolah
Tinggalkan Komentar