
Dalam rangka memastikan pelaksanaan Praktik Kerja Lapangan (PKL) berjalan optimal, sekolah melaksanakan kegiatan monitoring magang siswa Kompetensi Keahlian Teknik Kendaraan Ringan (TKR) di beberapa Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) mitra. Kegiatan monitoring kali ini dilaksanakan di Bengkel Nagara AC Batang dan Bengkel Sumberjaya Reban.
Salah satu siswa yang melaksanakan magang di Bengkel Nagara AC Batang adalah Ahmad Rexsa Rasyid A. Berdasarkan hasil monitoring dan koordinasi dengan pihak bengkel, siswa menunjukkan perkembangan kompetensi yang baik terutama pada bidang sistem pendingin udara (AC) kendaraan.
Selama kegiatan magang, siswa terlibat dalam pekerjaan pengecekan sistem AC, perawatan kompresor, pengisian refrigeran, serta membantu proses perbaikan sistem pendingin kendaraan. Pihak bengkel menyampaikan bahwa Ahmad Rexsa Rasyid A memiliki sikap kerja yang disiplin, bertanggung jawab, serta mampu mengikuti prosedur kerja dengan baik.
Pengalaman langsung di bengkel spesialis AC kendaraan ini memberikan pemahaman nyata mengenai sistem pendingin kendaraan yang sebelumnya telah dipelajari secara teori di sekolah.
Monitoring juga dilaksanakan di Bengkel Sumberjaya Reban yang menjadi tempat magang bagi tiga siswa TKR, yaitu Aurellio Keynan A, Bagus Sadewo, dan Ardani Rizki Apriliyanto. Berdasarkan hasil pemantauan, ketiga siswa aktif terlibat dalam berbagai kegiatan servis dan perbaikan kendaraan ringan.
Mereka membantu mekanik dalam servis berkala, pembongkaran dan pemasangan komponen, pengecekan sistem kelistrikan, serta diagnosa kerusakan kendaraan. Pihak bengkel memberikan penilaian positif terhadap ketiga siswa karena memiliki semangat belajar tinggi, mampu bekerja sama, serta menunjukkan kedisiplinan dan tanggung jawab selama kegiatan magang berlangsung.
Kegiatan monitoring magang bertujuan untuk memantau perkembangan kompetensi siswa, memastikan kesesuaian kegiatan magang dengan kompetensi keahlian, serta memperkuat kerja sama antara sekolah dan dunia industri. Selain itu, monitoring juga menjadi sarana komunikasi antara guru pembimbing dan pihak bengkel terkait evaluasi dan peningkatan kualitas pembelajaran berbasis industri.
Melalui kegiatan magang di Bengkel Nagara AC Batang dan Bengkel Sumberjaya Reban, siswa diharapkan memperoleh pengalaman kerja nyata yang memperkuat keterampilan teknis, sikap profesional, serta kesiapan memasuki dunia kerja setelah lulus dari SMK.


Tinggalkan Komentar